Kamis, 29 Mei 2014

Sn0wden: Saya Ingin Pulang ke Amerika Serikat

VIVAnews - Mantan kontraktor Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat (NSA), Edward J Snowden, mengaku ingin kembali ke Amerika Serikat. Dia juga menegaskan tidak memiliki hubungan dengan Pemerintah Rusia.
CNN edisi Kamis 29 Mei 2014, melansir pernyataan Snowden itu dalam wawancara eksklusif yang dilakukan stasiun berita NBC News untuk program Nightly News dan dipandu Brian Williams. 
"Apabila saya bisa bepergian ke mana pun di dunia ini, maka saya akan kembali ke rumah," kata Snowden dalam wawancara di sebuah hotel di Moskow, Rusia.
Dalam wawancara itu, Snowden bahkan mengaku, tidak pernah berencana tinggal di Rusia, kendati saat ini sudah hampir berada di sana selama satu tahun, karena diberikan suaka sementara oleh Presiden Vladimir Putin. 
"Saya tidak pernah bertemu dengan Presiden Rusia dan tidak pula didukung oleh Pemerintah Rusia. Saya tidak dibayar oleh Pemerintah Rusia dan bukan mata-mata bagi mereka," papar Snowden. 
Kenyataannya, lanjut Snowden, dia telah memesan penerbangan menuju Kuba untuk ke Amerika Latin. Sayangnya, hal tersebut tidak bisa terealisasi karena Pemerintah AS keburu mencabut paspor dia. "Alhasil, saya terjebak di Bandara Moskow," kata dia. 
Jadi, lanjut Snowden, apabila ada yang orang yang bertanya mengapa dia bisa ada di Rusia, dia akan meminta orang tersebut untuk bertanya kepada Departemen Luar Negeri AS.
Dalam wawancara itu, dia juga mengklaim sebagai pahlawan karena berhasil membuat Pemerintah Negeri Paman Sam meninjau kembali sistem pengumpulan informasi oleh badan intelijen mereka. AS terpaksa meninjau ulang paska Snowden membocorkan dokumen mengenai penyadapan yang dilaksanakan agen intelijen AS di seluruh dunia.
Keputusan matang

Dalam wawancara yang dilakukan Snowden dia mengatakan, telah mempertimbangkan secara matang keputusannya untuk membocorkan dokumen intelijen tersebut. Snowden mengaku, tidak mungkin mengorbankan kehidupan mapannya untuk alasan sepele. 
"Kenyataannya saat ini, situasi yang dihadapi perlu diinformasikan kepada publik. Konstitusi AS telah dilanggar dalam skala massal," tegas pria berusia 30 tahun tersebut. 
Apabila Pemerintah AS tidak bertindak terlalu jauh dan berlebihan, ujar Snowden, mereka tidak akan berada dalam situasi seperti ini. Kehadiran seorang "peniup peluit", tegas Snowden tidak akan dibutuhkan. 
"Sekarang, seorang analis NSA sesungguhnya bisa memantau komunikasi seseorang di dunia maya. Mereka memantau aktivitas surat-menyurat Anda di internet, bahkan memantau apa yang dipikirkan publik, ketika Anda mengetik. Sebegitu jauhnya campur tangan mereka, bahkan hingga telah mengetahui apa yang Anda pikirkan," papar Snowden. 
Kendati begitu, Snowden tidak memaparkan lebih jauh program yang digunakan oleh badan NSA untuk memantau aktivitas publik. Namun, dia mengaku, pernah melihat program yang digunakan NSA tersebut. (ita)

http://dunia.news.viva.co.id/news/read/508110-snowden--saya-ingin-pulang-ke-amerika-serikat
jika diwebsite ini anda menemukan artikel dengan informasi dan konten yang salah, tidak akurat, bersifat menyesatkan, bersifat memfitnah, bersifat asusila, mengandung pornografi, bersifat diskriminasi atau rasis mohon untuk berkenan menghubungi kami di sini agar segera kami hapus.
◄ Newer Post Older Post ►
 

© KAWUNGANTEN.COM Powered by Blogger