Senin, 09 Juni 2014

Eks B0s Adhi Karya: Anas Pernah Minta Uang Rp2,2 Miliar

VIVAnews – Mantan Direktur Operasional I PT Adhi Karya, Teuku Bagus Muhammad Noor, mengatakan pernah dimintai uang Rp2,2 miliar oleh mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum.

Hal itu dikatakan Teuku Bagus dalam sidang pemeriksaannya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Selasa 10 Juni 2014, sebagai terdakwa korupsi pembangunan pusat fasilitas olahraga Hambalang pada Kementerian Pemuda dan Olahraga

"Saya pernah dimintai uang senilai total Rp2,2 miliar yang mengatasnamakan Anas Urbaningrum," kata Teuku Bagus.

Dana Rp2,2 miliar itu lantas dikucurkan tiga tahap. Pertama diserahkah sebanyak Rp1,5 miliar melalui Munadi Herlambang, anak Deputi Bidang Logistik Kementerian BUMN Muhayat.

"Sisanya, Rp500 juta atas permintaan Direktur Operasi saya, kemudian Rp200 juta saya bayarkan kepada saudara Ketut Darmawan, Direktur Operasi PT PP (Pembangunan Perumahan) atas perintah Muhayatt," ujar Teuku Bagus.

Dalam sidang sebelumnya, 30 Mei 2014, Anas didakwa menerima gratifikasi dan uang sebesar Rp116 miliar dan US$5.261.070 yang berasal dari APBN terkait kasus ini. Berikut rinciannya:

Pertama, Anas diduga menerima uang Rp2.10.000.000 dari PT Adhi Karya untuk membantu pencalonan dia sebagai ketua umum di Kongres Partai Demokrat tahun 2010.

Kedua, Anas diduga menerima uang dari Permai Grup sebesar Rp84.515.650.000 dan US$36.070 untuk keperluan persiapan pencalonannya sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.

Ketiga, Anas diduga menerima uang dari Permai Grup sebesar Rp30 miliar dan US$5.225.000 untuk keperluan pelaksanaan pemilihan Ketua Umum Partai Demokrat.

Keempat, pada 12 November 2009 Anas diduga menerima satu unit mobil Toyota Harrier seharga Rp670 juta dari petinggi PT Adhi Karya Teuku Bagus M Noor.

Kelima, Anas diduga menerima fasilitas terkait pencalonannya sebagai Ketua Umum Partai Demokrat dari PT Lingkaran Survei Indonesia Network sejumlah Rp478.632.230, dengan pertimbangan jika Anas terpilih sebagai Ketua Umum Demokrat, maka semua proyek survei politik terhadap calon kepala daerah dari Partai Demokrat akan diserahkan kepada LSI Network.

Keenam, Anas diduga menerima satu unit mobil Toyota Vellfire senilai Rp735 juta dari PT Atrindo Internasional.

"Maka jika dijumlahkan secara keseluruhan, Anas menerima hadiah sejumlah Rp116.525.650.000 dan US$5.261.070," kata Jaksa Yudi Kristiana. (umi)


http://nasional.news.viva.co.id/news/read/511237-eks-bos-adhi-karya--anas-pernah-minta-uang-rp2-2-miliar
jika diwebsite ini anda menemukan artikel dengan informasi dan konten yang salah, tidak akurat, bersifat menyesatkan, bersifat memfitnah, bersifat asusila, mengandung pornografi, bersifat diskriminasi atau rasis mohon untuk berkenan menghubungi kami di sini agar segera kami hapus.
◄ Newer Post Older Post ►
 

© KAWUNGANTEN.COM Powered by Blogger